- PNM Ukir Sejarah! Orange Bonds Raih Pengakuan Dunia
- Geger! Dampak Orange Bonds PNM Bikin Kagum Dunia
- PNM Gebrak Pasar Global, Orange Bonds Jadi Sorotan

Artikel Berita:
PNM Raih Penghargaan Internasional Atas Inovasi Orange Bonds
jabarpos.id, Jakarta – PT Permodalan Nasional Madani (PNM) kembali menorehkan prestasi gemilang di kancah internasional. Kali ini, PNM meraih penghargaan "Best Islamic Finance" dan "Best Social Orange Bonds in Asia 2025" dalam ajang bergengsi "19th Annual Borrower Issuer Awards 2025 Alpha Southeast Asia" yang diselenggarakan di Singapura.
Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan PNM dalam menciptakan instrumen pembiayaan berbasis dampak sosial melalui penerbitan Orange Bonds dan Sukuk Bonds senilai Rp3,77 triliun atau setara dengan US$226 juta. Dana yang terkumpul dari penerbitan obligasi ini digunakan untuk memperluas program pembiayaan, pendampingan, dan peningkatan kapasitas usaha bagi perempuan prasejahtera ultra mikro.
Hingga saat ini, PNM telah menjangkau 22,9 juta nasabah di 60.250 desa melalui program PNM Mekaar. Kehadiran Orange Bonds dan Sukuk Bonds dinilai sangat relevan karena mampu mendorong pertumbuhan usaha sekaligus memberikan dampak sosial yang terukur, terutama dalam pemberdayaan perempuan dan pembiayaan syariah yang berorientasi pada kemaslahatan.
PNM mencatatkan diri sebagai penerbit Orange Bonds pertama di Indonesia dan kedua di Asia, serta penerbit Sukuk Bonds pertama di Indonesia dan di dunia. Hal ini menempatkan PNM sebagai pelopor instrumen keuangan berbasis dampak pemberdayaan yang sejalan dengan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).
Sekretaris Perusahaan PNM, Dodot Patria Ary, mengungkapkan bahwa penghargaan ini menjadi motivasi bagi PNM untuk terus konsisten dalam menghadirkan pemberdayaan yang berdampak nyata bagi masyarakat. "Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas apresiasi internasional ini. Penghargaan ini bukan hanya kebanggaan bagi PNM, tetapi juga milik jutaan perempuan prasejahtera yang terus berjuang untuk meningkatkan ekonomi keluarga mereka," ujarnya.
Dodot menambahkan bahwa pencapaian ini menjadi semangat baru bagi perusahaan untuk terus memperluas jangkauan layanan dan memperkuat pendampingan usaha. PNM berkomitmen untuk terus memperkuat pemberdayaan berbasis dampak, memperluas jangkauan layanan, dan memperteguh model pemberdayaan yang terintegrasi. Apresiasi internasional ini menjadi langkah penting dalam memperluas pemberdayaan masyarakat, khususnya perempuan prasejahtera, sekaligus mendorong terwujudnya keuangan inklusif dan pemberdayaan yang berkelanjutan.





