jabarpos.id – Kabar gembira datang dari emiten pertambangan Grup Sinarmas, PT Golden Energy Mines Tbk (GEMS), yang baru saja mengamankan fasilitas pinjaman dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) senilai total Rp4 triliun. Dana segar ini akan digunakan untuk memperkuat modal kerja anak perusahaan.
Menurut keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), fasilitas pinjaman ini diberikan kepada PT Borneo Indobara (BIB) dan PT Barasentosa Lestari (BSL), yang merupakan anak perusahaan langsung dan tidak langsung dari GEMS. Penandatanganan perjanjian kredit dilakukan pada 16 Maret 2026.

Pinjaman ini terbagi menjadi dua skema. Pertama, Kredit Modal Kerja Cash Collateral senilai Rp1 triliun diberikan kepada BSL dengan jangka waktu 24 bulan. Dana ini akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan modal kerja dan operasional BSL. Skema revolving memungkinkan BSL untuk menarik dan melunasi pinjaman secara berulang selama masa berlaku fasilitas.
Kedua, BIB menerima fasilitas Kredit Modal Kerja rekening koran senilai Rp3 triliun dengan tenor 24 bulan. Fasilitas ini juga menggunakan skema revolving.
Sebelumnya, GEMS melalui anak usaha tidak langsungnya, PT Borneo Indobara, juga telah menandatangani perjanjian kredit term loan senilai Rp900 miliar dari PT Bank Mandiri (BMRI) pada Desember 2025.
Meskipun mendapatkan kabar baik ini, harga saham GEMS justru mengalami penurunan. Pada penutupan perdagangan hari ini, saham GEMS turun 3,02% ke level Rp8.025 per saham. Kapitalisasi pasar GEMS saat ini mencapai Rp47,21 triliun.





