Jabarpos.id, Jakarta – Pemerintah telah mengumumkan penghentian insentif penjualan motor listrik mulai tahun 2025, hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi para produsen untuk tetap menggairahkan pasar motor listrik di Indonesia. Salah satu strategi yang muncul adalah sistem sewa baterai.
Tekno Wibowo, Commercial Director Polytron, menekankan pentingnya kualitas produk, merek yang kuat, dan jaringan layanan yang luas bagi produsen motor listrik. Menurutnya, hal ini krusial dalam pengembangan bisnis dan peningkatan penjualan.

Polytron menawarkan solusi menarik bagi konsumen, yaitu sistem sewa baterai. Dengan sistem ini, konsumen tidak perlu khawatir tentang biaya penggantian atau kerusakan baterai karena sepenuhnya ditanggung oleh produsen. Konsumen cukup membeli unit motor, dan biaya operasional menjadi lebih ringan.
Lalu, bagaimana persaingan bisnis motor listrik di Indonesia dengan strategi ini? Simak selengkapnya dalam dialog Bunga Cinka dengan Tekno Wibowo di AutoBizz, CNBC Indonesia, seperti yang dilaporkan jabarpos.id pada Selasa, 10 Maret 2026.




