JABARPOS.ID, Jakarta – Bank Mega Syariah mencatatkan pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) korporasi yang signifikan, mencapai Rp5,9 triliun pada Desember 2025. Angka ini melonjak 60% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (year-on-year/yoy).
Yoga Abyansa, Syariah Sales Segment Deputy Division Head Bank Mega Syariah, menjelaskan bahwa pertumbuhan positif ini sejalan dengan meningkatnya kebutuhan akan layanan transaksi keuangan terintegrasi di berbagai institusi. Pertumbuhan ini terutama terlihat pada instrumen Giro (Current Account) korporasi, di mana Giro Rupiah korporasi meningkat tajam menjadi lebih dari Rp764 miliar pada Desember 2025, atau tumbuh lebih dari 174% dibandingkan Desember 2024.

Menurut jabarpos.id, peningkatan ini mencerminkan kepercayaan yang semakin tinggi dari institusi terhadap layanan transaksional Bank Mega Syariah. Solusi-solusi seperti Payroll, Virtual Account (VA), Tax Payment, yang terintegrasi dalam fitur CMS (Cash Management System), serta Bank Garansi, menjadi faktor kunci dalam memperkuat ekosistem keuangan korporasi dan mendukung efisiensi pengelolaan arus kas institusi.
"Kinerja positif ini juga didukung oleh implementasi Program Mesya Berkah Institusi, yang menjadi salah satu pendorong pertumbuhan funding korporasi melalui peningkatan loyalitas nasabah institusi," ujar Yoga dalam keterangan resminya.
Sebagai bagian dari Program Mesya Berkah Institusi, Bank Mega Syariah menyerahkan hadiah berupa satu unit Toyota New Rush 1.5 S A/T GR Sport kepada Yayasan Wakaf Universitas Muslim Indonesia.
"Kepercayaan dari berbagai institusi, termasuk Yayasan Wakaf UMI, turut memperkuat posisi Bank Mega Syariah dalam mengembangkan basis dana murah (CASA) yang berkelanjutan," pungkasnya seperti yang dilansir jabarpos.id.





