JABARPOS.ID – Raksasa e-commerce Shopee akhirnya mencetak laba operasional fantastis sebesar US$581 juta atau setara Rp9,76 triliun di tahun 2025. Keberhasilan ini diungkapkan oleh perusahaan teknologi asal Singapura, Sea, sebagai dampak dari investasi besar-besaran di sektor logistik dan pengiriman instan.
Forrest Li, CEO Sea, dalam konferensi pers yang dikutip jabarpos.id, menyebut bahwa hasil kuat di tahun 2025 membuktikan efektivitas strategi yang diterapkan Shopee. Laba ini menjadi yang pertama sejak Sea mulai melaporkan hasil keuangan per segmen.

Divisi game Sea, Garena, juga mencatatkan kinerja positif dengan laba operasional US$1,18 miliar, naik 21% dari tahun sebelumnya. Sementara bisnis keuangan, Monee, melesat dengan pertumbuhan laba operasional 38% menjadi US$973 juta.
Ekspansi Shopee didukung oleh pertumbuhan nilai barang dagangan kotor (GMV) tahunan yang mencapai US$127,4 miliar, naik 27% dari tahun sebelumnya. SPX Express, layanan logistik khusus Shopee, kini memproses lebih dari 30 juta paket per hari.
Shopee terus berupaya meningkatkan layanan pengiriman, terutama di wilayah perkotaan padat penduduk, dengan menawarkan pengiriman instan dan di hari yang sama. Hal ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan konsumen yang mengutamakan kecepatan dan kenyamanan.
Meskipun demikian, investasi besar dalam logistik dan layanan digital berdampak pada profitabilitas perusahaan. Laba per saham triwulanan tercatat di bawah perkiraan analis, yang menyebabkan penurunan harga saham.





