Lo Kheng Hong Ungkap Fakta Mengejutkan: Kebiasaan Ini Justru Jerumuskan Warga RI ke Jurang Kemiskinan!

spot_img

Jabarpos.id – Investor kawakan Lo Kheng Hong baru-baru ini menyampaikan pandangan kontroversial mengenai kebiasaan menabung yang umum dilakukan masyarakat Indonesia. Menurutnya, alih-alih menjadi jalan menuju kemakmuran, menabung justru berpotensi menjerumuskan masyarakat ke dalam kemiskinan di masa depan.

Pria yang dikenal dengan julukan Warren Buffett-nya Indonesia ini berpendapat bahwa menyimpan uang di bank secara perlahan menggerogoti nilai kekayaan akibat inflasi. "Menyimpan uang di bank sebetulnya membuat kita miskin secara pelan-pelan karena nilai uang kita semakin hari semakin turun," ujarnya dalam acara Capital Market Summit & Expo (CMSE) seperti dikutip jabarpos.id, Jumat (5/9/2025).

Baca juga:  Rahasia Sukses di Bisnis Pembalut Wanita: Inovasi Jadi Kunci!
Lo Kheng Hong Ungkap Fakta Mengejutkan: Kebiasaan Ini Justru Jerumuskan Warga RI ke Jurang Kemiskinan!
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Selain mengkritik kebiasaan menabung, Lo Kheng Hong juga tidak tertarik dengan obligasi atau surat utang karena bunga yang ditawarkan dianggap terlalu kecil. Ia pun tidak melirik emas sebagai instrumen investasi.

Lo Kheng Hong hanya fokus pada investasi saham yang telah terbukti mengantarkannya pada kekayaan berlimpah. Salah satu momen penting dalam karirnya adalah ketika ia berhasil meraup keuntungan besar dari saham PT United Tractors Tbk (UNTR).

Ia meyakini bahwa bursa saham Indonesia menawarkan imbal hasil tertinggi di antara bursa saham utama di dunia bagi investor jangka panjang. "Sudah terbukti! Saya bersyukur saya ada di dalamnya," tegasnya.

Baca juga:  Propam Polri Amankan 5 personel Satres Narkoba Polresta Barelang

Menurut Lo Kheng Hong, hingga saat ini, mayoritas masyarakat Indonesia masih belum percaya bahwa investasi saham adalah pilihan terbaik. Mereka cenderung memilih menyimpan uang di bank atau membeli properti.

Lo Kheng Hong dikenal sebagai investor yang sangat teliti dan rela menghabiskan waktu untuk menganalisis laporan keuangan perusahaan. Ketelitian ini menunjukkan bahwa ia tidak sembarangan dalam memilih saham untuk investasi.

Baca juga:  Semen Baturaja Diguncang Pengunduran Diri, Ada Apa?

Pada tahun 1998, Lo Kheng Hong mengambil langkah berani dengan membeli saham PT United Tractors Tbk (UNTR) saat perusahaan tersebut mengalami kerugian bersih sebesar Rp 1 triliun. Namun, ia melihat potensi dari pendapatan perusahaan yang mencapai Rp 2 triliun-Rp 4 triliun dengan laba operasional sekitar Rp 1 triliun. Lo Kheng Hong meyakini bahwa kerugian bersih tersebut disebabkan oleh faktor kurs.

Keputusan ini menjadi titik awal kesuksesan Lo Kheng Hong sebagai investor saham dan kisah serupa terulang pada saham-saham lainnya.

spot_img

Berita Terpopuler

Risiko Menyedihkan Jika Tak Bayar Pinjol!

Sumber informasi dari jabarpos.id menyebutkan bahwa pinjaman online (pinjol) memang memudahkan akses keuangan, namun risiko gagal bayar (galbay) perlu dipahami masyarakat. Kegagalan...

Converse dan Swarosvski hadirkan siluet Chuck 70 De Luxe Squared

Jenama alas kaki Converse resmi berkolaborasi dengan jenama kristal Swarovski untuk menghadirkan siluet terbaru dari Converse Chuck 70 De Luxe Squared dengan 1.300 keping...

Mengerikan!!! Tahanan Narkoba Dibunuh di Rumah Tahanan Kelas 1 Depok

Depok | Jabar Pos - Kejadian tragis menimpa seorang tahanan berinisial RAJS (26), yang ditemukan meninggal dunia dengan sejumlah luka tusuk dan lebam di...

MacOS 15.1 Bakal Bikin Kamu Bebas Ngatur Aplikasi! 🤯

Pengguna Mac, bersiaplah untuk kejutan! Apple kabarnya sedang menyiapkan pembaruan macOS 15.1 yang bakal memberikan kamu kebebasan penuh dalam mengatur aplikasi. Bayangkan, kamu bisa...

Prabowo Berikan Pesan Untuk Cabup Cawabup Bogor Rudy Susmanto-Jaro Ade

Bogor | Jabar Pos - Presiden RI terpilih, Prabowo Subianto sekaligus Ketua Umum Partai Gerindra, menyampaikan pesan untuk Pasangan Calon Bupati dan Calon Wakil...

Kia kenalkan K4 hatchback di Australia

Versi hatchback lima pintu dari Kia K4 sedan telah diungkapkan semalam, menjelang kedatangannya di Australia yang diperkirakan pada akhir tahun 2025. Foto pertama dari K4 versi hatchback terungkap dan...
Berita terbaru
Berita Terkait