Jabarpos.id, Jakarta – PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. (GIAA) baru saja mengumumkan susunan komisaris terbarunya dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar pada Rabu (15/10/2025). Salah satu nama yang mencuri perhatian adalah Frans Dicky Tamara, yang kini resmi menjadi bagian dari dewan komisaris maskapai penerbangan nasional tersebut.
Frans Dicky Tamara mengisi posisi yang sebelumnya ditempati oleh Glenny H. Kairupan, yang kini didapuk sebagai Direktur Utama Garuda Indonesia menggantikan Wamildan Tsani Pandjaitan. Lantas, siapa sebenarnya sosok Frans Dicky Tamara ini?

Pria kelahiran Manado, Sulawesi Utara, pada tahun 1966 ini adalah alumni Fakultas Ekonomi Universitas Sam Ratulangi (1991) dan Sepamilwa ABRI 1991/1992. Karier Frans terbilang cukup panjang dan beragam. Dimulai dari PS Kaur Prog Bagprog Setditkuad (1992-1993), ia kemudian malang melintang di berbagai posisi hingga akhirnya berkiprah di Kementerian Pertahanan (Kemhan).
Pada periode 2009-2010, Frans menjabat sebagai Kasubbagmin Baglakgar Roren Setjen Kemhan. Puncak kariernya di Kemhan adalah ketika ia dipercaya sebagai Kepala Biro Perencanaan dan Keuangan Setjen Kemhan (2023-2024). Pelantikannya sebagai Kepala Biro dilakukan pada 27 April 2023, berdasarkan Surat Keputusan Menhan (Kepmenhan) Nomor : KEP/400/M/III/2023 tanggal 29 Maret 2023.
Dengan latar belakang yang kuat di bidang perencanaan dan keuangan, khususnya di lingkungan Kementerian Pertahanan, kehadiran Frans Dicky Tamara diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi Garuda Indonesia dalam menghadapi tantangan dan meraih peluang di masa depan.





