Jabarpos.id – Di tengah dinamika geopolitik global dan permintaan energi yang terus meningkat, PT Buana Lintas Lautan Tbk (BULL) menunjukkan optimisme tinggi terhadap prospek bisnis pelayaran minyak dan gas (migas). Bahkan, perusahaan pelayaran ini tengah mempersiapkan strategi ekspansif untuk menjangkau pasar Eropa dan Amerika Serikat.
Direktur BULL, Wong Kevin, mengungkapkan bahwa kenaikan tarif sewa kapal tanker migas jenis Very Large Crude Carrier (VLCC) yang melonjak signifikan menjadi sentimen positif bagi industri pelayaran. Kenaikan tarif ini menjadi indikasi kuatnya permintaan angkutan migas secara global.

"Kami melihat peluang besar untuk memperluas jangkauan bisnis kami ke pasar Eropa dan Amerika Serikat," ujar Wong Kevin dalam dialog di CNBC Indonesia, Senin (01/12/2025).
Lebih lanjut, BULL tidak hanya fokus pada bisnis pengangkutan migas konvensional. Perusahaan juga membidik potensi ekspansi ke lini bisnis baru yang menjanjikan, seperti FPSO (Floating Production Storage and Offloading), FSO (Floating Storage and Offloading), dan Kapal FSRU (Floating Storage and Regasification Unit).
Untuk mendukung ambisi ekspansi ini, BULL telah melakukan aksi korporasi berupa private placement dan berhasil mengumpulkan dana segar sebesar Rp 254 miliar. Dana ini akan digunakan untuk membiayai pengembangan armada dan infrastruktur pendukung lainnya.
Dengan strategi yang matang dan dukungan finansial yang kuat, BULL optimis dapat merealisasikan rencana ekspansi bisnisnya dan menjadi pemain kunci di pasar pelayaran migas global.





