close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

26.7 C
Jakarta
Sabtu, Januari 24, 2026

Pendidikan Anak Mahal Ini Trik Jitu Orang Tua

spot_img

Jakarta – Mempersiapkan dana pendidikan anak seringkali menjadi tantangan besar bagi banyak keluarga. Namun, seorang pakar keuangan kini membeberkan strategi cerdas agar impian pendidikan terbaik bagi buah hati bisa terwujud tanpa membebani finansial. Menurut laporan jabarpos.id, perencanaan yang matang dan dimulai sejak dini adalah kunci utama untuk menghadapi lonjakan biaya pendidikan.

F.D.V. Wulansari, CFP, seorang Financial Trainer dari QM Financial, menekankan urgensi memulai persiapan dana pendidikan sejak awal pernikahan atau setidaknya saat awal kehamilan. Alasan utamanya jelas: biaya pendidikan terus merangkak naik secara signifikan seiring dengan laju inflasi. Dengan memulai lebih awal, orang tua tidak hanya dapat mengantisipasi kenaikan biaya di masa depan, tetapi juga memanfaatkan kekuatan efek bunga majemuk dari investasi, membuat dana tumbuh lebih optimal.

Pendidikan Anak Mahal Ini Trik Jitu Orang Tua
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Berikut adalah beberapa tips krusial dari Wulansari untuk memastikan dana pendidikan anak Anda siap sedia:

  1. Diskusikan dengan Pasangan Secara Mendalam:
    Dana pendidikan adalah tujuan bersama. Penting untuk duduk bersama pasangan, menentukan target sekolah atau jenjang pendidikan yang diinginkan untuk anak, dan melakukan riset mendalam mengenai estimasi biayanya. Diskusi ini akan menjadi fondasi perencanaan finansial yang solid.

  2. Pastikan Semua Komponen Biaya Terpenuhi:
    Wulansari mengingatkan bahwa dana pendidikan mencakup lebih dari sekadar uang pangkal. Orang tua harus memastikan bahwa mereka juga mampu menyisihkan dana untuk SPP, biaya bulanan atau tahunan lainnya, uang seragam, buku, dan berbagai pengeluaran terkait sekolah dari penghasilan rutin. Perhitungan yang komprehensif sangat diperlukan.

  3. Terapkan Prinsip "Harap yang Terbaik, Siapkan yang Terburuk":
    Meskipun orang tua boleh berharap anak akan diterima di sekolah negeri atau perguruan tinggi negeri (PTN) melalui jalur reguler, sangat bijak untuk tetap menyiapkan dana cadangan untuk institusi pendidikan swasta. Prinsip ini memastikan Anda siap menghadapi segala kemungkinan dan tidak panik jika rencana awal tidak berjalan sesuai harapan.

  4. Fokus pada Uang Pangkal dan Uang Semester:
    Ketika merencanakan dana, identifikasi pos-pos biaya terbesar. Untuk jenjang PG-SMA, uang pangkal adalah prioritas utama yang harus disiapkan jauh-jauh hari. Sementara untuk kuliah, siapkan uang pangkal dan uang semesteran yang mencukupi hingga anak lulus, biasanya selama empat tahun. Ini adalah biaya-biaya yang paling signifikan dan memerlukan persiapan dini.

  5. Sesuaikan dengan Kemampuan Finansial Keluarga:
    Terakhir, Wulansari menekankan pentingnya realistis. Dalam menyiapkan dana pendidikan, jangan memaksakan diri di luar batas kemampuan finansial keluarga. Rencana yang berkelanjutan dan sesuai kapasitas akan lebih baik daripada target ambisius yang justru membebani.

Baca juga:  RUU Prioritas DPR 2025 Mencerminkan Agenda Prabowo

Cara Menghitung Besaran Dana yang Harus Disisihkan Tiap Bulan

Untuk menghitung berapa nominal yang ideal disisihkan setiap bulan, Wulansari menyarankan untuk mempelajari rumus time value of money menggunakan kalkulator TVM online atau aplikasi spreadsheet seperti Microsoft Excel/Google Spreadsheets.

Tahap pertama, tetapkan target biaya pendidikan saat ini berdasarkan hasil riset Anda. Kemudian, hitung nilai masa depannya dengan memperhitungkan faktor inflasi. Sebagai contoh, jika uang pangkal SMP saat ini Rp 30 juta dan Anda perlu menyiapkannya dalam 12 tahun lagi dengan asumsi inflasi 5% per tahun, maka nilai masa depannya akan menjadi sekitar Rp 53,9 juta.

Baca juga:  Asuransi Siapkan Jurus Jitu Hadapi Inflasi Medis, Apa Itu?

Tahap kedua, hitung berapa yang harus Anda sisihkan setiap bulan. Ada dua skenario:

  • Jika Hanya Menabung: Dengan asumsi bunga tabungan mendekati 0%, Anda perlu menyisihkan sekitar Rp 375 ribu per bulan (Rp 53,9 juta dibagi 12 tahun dibagi 12 bulan).
  • Jika Berinvestasi: Apabila Anda memilih untuk berinvestasi secara rutin dengan asumsi imbal hasil bersih 6% per tahun, jumlah yang perlu disiapkan setiap bulan akan lebih rendah, yaitu sekitar Rp 257 ribu, dengan menggunakan rumus PMT dalam time value of money.

Dengan perencanaan yang cermat dan disiplin dalam menyisihkan dana, impian pendidikan terbaik untuk anak bukan lagi sekadar angan-angan. Mulailah sekarang, pahami kebutuhan, dan manfaatkan strategi finansial yang tepat demi masa depan cerah buah hati Anda.

spot_img

Berita Terpopuler

Risiko Menyedihkan Jika Tak Bayar Pinjol!

Sumber informasi dari jabarpos.id menyebutkan bahwa pinjaman online (pinjol) memang memudahkan akses keuangan, namun risiko gagal bayar (galbay) perlu dipahami masyarakat. Kegagalan...

Mengerikan!!! Tahanan Narkoba Dibunuh di Rumah Tahanan Kelas 1 Depok

Depok | Jabar Pos - Kejadian tragis menimpa seorang tahanan berinisial RAJS (26), yang ditemukan meninggal dunia dengan sejumlah luka tusuk dan lebam di...

Converse dan Swarosvski hadirkan siluet Chuck 70 De Luxe Squared

Jenama alas kaki Converse resmi berkolaborasi dengan jenama kristal Swarovski untuk menghadirkan siluet terbaru dari Converse Chuck 70 De Luxe Squared dengan 1.300 keping...

Prabowo Berikan Pesan Untuk Cabup Cawabup Bogor Rudy Susmanto-Jaro Ade

Bogor | Jabar Pos - Presiden RI terpilih, Prabowo Subianto sekaligus Ketua Umum Partai Gerindra, menyampaikan pesan untuk Pasangan Calon Bupati dan Calon Wakil...

MacOS 15.1 Bakal Bikin Kamu Bebas Ngatur Aplikasi! 🤯

Pengguna Mac, bersiaplah untuk kejutan! Apple kabarnya sedang menyiapkan pembaruan macOS 15.1 yang bakal memberikan kamu kebebasan penuh dalam mengatur aplikasi. Bayangkan, kamu bisa...

Mau Hidup Sehat Tanpa Ribet? Galaxy Watch 7 Jawabannya!

Bosan dengan hidup yang kurang sehat? Ingin lebih aktif dan memantau kondisi tubuh dengan mudah? Samsung Galaxy Watch 7 hadir dengan segudang fitur canggih...
Berita terbaru
Berita Terkait