Enam Napi Dipindah ke Lapas Nusakambangan Usai Keroyok Tahanan Baru

spot_img

Bogor | Jabar Pos – RA (26), tersangka kasus narkoba meninggal dunia, usai dikeroyok oleh sesama tahanan di Rutan Kelas I Depok, Jawa Barat. RA merupakan tahanan titipan dari Polda Metro Jaya ke Rutan Kelas I Depok.

Kombes Ade Ary Syam Indradi, Kabid Humas Polda Metro Jaya mengatakan, RA telah diserahterimakan dari Polda Metro Jaya kepada pihak Kejaksaan Negeri Depok, dia dilimpahkan pada Kamis, (29/8).

Serah terima beserta barang bukti dilakukan pada sore hari sekitar pukul 14:00 WIB. Lalu, sekitar pukul 15:30 WIB, pihak Kejaksaan membawa RA ke Rutan Cilodong. RA diterima oleh pihak Rutan Cilodong sekitar pukul 16:00 WIB.

Baca juga:  Buronan Filipina Yang Dicari Karena Penipuan Senilai $68 juta Ditangkap di Bali

Kemudian, sekitar pukul 17:00 RA melakukan registrasi untuk pemeriksaan kesehatan. Menurut penuturan Kombes Ade berdasarkan keterangan para saksi, selama proses itu, RA menunjukkan perilaku tidak sopan.

“Sehingga para pelaku melakukan penganiayaan pengeroyokan terhadap korban,” jelas Kombes Ade.

Polisi saat ini telah menetapkan 6 tahanan tersebut sebagai pelaku penganiayaan dan pengeroyokan terhadap RA.

Baca juga:  'Percuma Saja Jika Bandarnya Tidak Diusut Tuntas’

Lamarta Surbakti, Kepala Rutan Depok menyatakan, jika warga binaan yang terbukti melakukan tindakan penganiayaan, pasti akan diberikan hukuman tegas, dengan melakukan pencatatan pada Register F.

“Berupa dilakukan pemindahan ke sel isolasi, serta pencabutan hak remisi dan hak-hak integrasi serta dilakukan pemindahan ke Nusakambangan,” ujarnya pada Minggu, (1/9).

Ia menyayangkan aksi pengeroyokan yang terjadi di antara sesama tahanan. Pihaknya akan melakukan evaluasi terkait pengawasan di Rutan Depok. Lamarta mengatakan, tidak akan menoleransi jika ada Petugas yang terlibat dalam kasus tersebut.

Baca juga:  Tawuran di Bassura Anggota Brimob Tersiram Air Keras

“Pihak Rutan Depok akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap keamanan dan pengawasan di dalam rutan. Guna mencegah terjadinya kejadian serupa di masa mendatang,” tuturnya.

“Kami juga tidak akan mentolerir apabila ada Petugas yang terlibat. Dan akan memberikan tindakan tegas kepada yang bersangkutan dan melaporkan kepada kantor wilayah untuk segera dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” pungkasnya.

spot_img

Berita Terpopuler

Risiko Menyedihkan Jika Tak Bayar Pinjol!

Sumber informasi dari jabarpos.id menyebutkan bahwa pinjaman online (pinjol) memang memudahkan akses keuangan, namun risiko gagal bayar (galbay) perlu dipahami masyarakat. Kegagalan...

Converse dan Swarosvski hadirkan siluet Chuck 70 De Luxe Squared

Jenama alas kaki Converse resmi berkolaborasi dengan jenama kristal Swarovski untuk menghadirkan siluet terbaru dari Converse Chuck 70 De Luxe Squared dengan 1.300 keping...

Mengerikan!!! Tahanan Narkoba Dibunuh di Rumah Tahanan Kelas 1 Depok

Depok | Jabar Pos - Kejadian tragis menimpa seorang tahanan berinisial RAJS (26), yang ditemukan meninggal dunia dengan sejumlah luka tusuk dan lebam di...

Prabowo Berikan Pesan Untuk Cabup Cawabup Bogor Rudy Susmanto-Jaro Ade

Bogor | Jabar Pos - Presiden RI terpilih, Prabowo Subianto sekaligus Ketua Umum Partai Gerindra, menyampaikan pesan untuk Pasangan Calon Bupati dan Calon Wakil...

MacOS 15.1 Bakal Bikin Kamu Bebas Ngatur Aplikasi! 🤯

Pengguna Mac, bersiaplah untuk kejutan! Apple kabarnya sedang menyiapkan pembaruan macOS 15.1 yang bakal memberikan kamu kebebasan penuh dalam mengatur aplikasi. Bayangkan, kamu bisa...

Kia kenalkan K4 hatchback di Australia

Versi hatchback lima pintu dari Kia K4 sedan telah diungkapkan semalam, menjelang kedatangannya di Australia yang diperkirakan pada akhir tahun 2025. Foto pertama dari K4 versi hatchback terungkap dan...
Berita terbaru
Berita Terkait