Menaklukkan Angin di Atas Pasir Gowong: Kisah Maryam, Atlet Paralayang Tasikmalaya

spot_img

Tasikmalaya – Paralayang, olahraga ekstrem yang menantang adrenalin, masih menjadi hal yang asing bagi sebagian besar masyarakat Priangan Timur. Padahal, Kabupaten Tasikmalaya memiliki lokasi takeoff paralayang yang ideal, yaitu di Pasir Gowong, Desa Nangewer, Kecamatan Pagerageung.

Melayang di udara dengan parasut bukanlah perkara mudah. Dibutuhkan latihan, penguasaan teknik, dan peralatan yang memadai. Namun, bagi Siti Maryam, atlet paralayang asal Tasikmalaya, tantangan itu justru menjadi bagian dari kesenangannya.

Menaklukkan Angin di Atas Pasir Gowong: Kisah Maryam, Atlet Paralayang Tasikmalaya

Siswi kelas XI SMA Negeri 1 Ciawi ini telah menekuni olahraga ini sejak kelas 6 SD. "Nggak kok, nggak ngeri, enak kalau sudah biasa mah," ujar Maryam, menggambarkan pengalamannya terbang di angkasa. "Enak di atas bisa sambil ‘ngahuleng’ (melamun). Tafakur, ternyata kehidupan manusia itu kecil kalau dilihat dari atas," tambahnya.

Baca juga:  Serbu Promo Juli Ekstra Hemat di Trans Studio Bandung, Nikmati Wahana Seru Harga Murah!

Meskipun terbiasa dengan ketinggian, Maryam pernah mengalami kejadian menegangkan saat terbang di Garut beberapa tahun lalu. Angin yang tiba-tiba kencang membuatnya kesulitan mendarat, hingga akhirnya dia melayang di udara selama hampir 6 jam.

"Ya waktu di Garut, angin tiba-tiba kencang, mungkin saya panik. Jadi tak bisa turun. Terbang sejak siang, baru mendarat pas adzan Magrib," kenang Maryam, yang bercita-cita menjadi tentara.

Baca juga:  Drone Siap Bersihkan Sampah di Everest

Beruntung, pelatihnya memandu Maryam dari bawah melalui radio komunikasi. "Tiba-tiba panik saja, untung dipandu pelatih, sehingga saya bisa tenang lagi. Lelah sekali, karena haus pengen minum," tuturnya.

Kisah Maryam menunjukkan bahwa mental menjadi kunci utama dalam olahraga paralayang. Hal ini juga dibenarkan oleh atlet paralayang lainnya, Rais Akbar (14). "Di atas itu tenang sekali, jadi sering melamun. Makanya kalau saya lebih memilih ngobrol dengan yang di bawah," kata Rais, siswa SMP Negeri 1 Tasikmalaya.

Cepi Rahmat, atlet paralayang senior, menambahkan, "Mental yang paling utama, bagaimana kita melawan rasa takut. Yang kedua baru belajar tekniknya."

Baca juga:  CFD Kembali Ramaikan 'Pengkolan' Garut, Minggu Besok!

Cepi juga mengingatkan pentingnya memahami kondisi cuaca, terutama arah angin. "Awan mendung itu bahaya, karena itu bisa menarik kita ke atas. Makanya kita harus bisa menganalisa kondisi cuaca, terutama arah angin," jelasnya.

Cepi berharap olahraga paralayang di Tasikmalaya dapat berkembang dan menjadi daya tarik wisata. "Ya kita berharap bisa berkembang, seperti di Puncak. Semakin banyak orang yang bermain paralayang tentu akan memberi dampak positif bagi perkembangan olahraga ini," pungkasnya.

spot_img

Berita Terpopuler

Risiko Menyedihkan Jika Tak Bayar Pinjol!

Sumber informasi dari jabarpos.id menyebutkan bahwa pinjaman online (pinjol) memang memudahkan akses keuangan, namun risiko gagal bayar (galbay) perlu dipahami masyarakat. Kegagalan...

Converse dan Swarosvski hadirkan siluet Chuck 70 De Luxe Squared

Jenama alas kaki Converse resmi berkolaborasi dengan jenama kristal Swarovski untuk menghadirkan siluet terbaru dari Converse Chuck 70 De Luxe Squared dengan 1.300 keping...

Mengerikan!!! Tahanan Narkoba Dibunuh di Rumah Tahanan Kelas 1 Depok

Depok | Jabar Pos - Kejadian tragis menimpa seorang tahanan berinisial RAJS (26), yang ditemukan meninggal dunia dengan sejumlah luka tusuk dan lebam di...

MacOS 15.1 Bakal Bikin Kamu Bebas Ngatur Aplikasi! 🤯

Pengguna Mac, bersiaplah untuk kejutan! Apple kabarnya sedang menyiapkan pembaruan macOS 15.1 yang bakal memberikan kamu kebebasan penuh dalam mengatur aplikasi. Bayangkan, kamu bisa...

Prabowo Berikan Pesan Untuk Cabup Cawabup Bogor Rudy Susmanto-Jaro Ade

Bogor | Jabar Pos - Presiden RI terpilih, Prabowo Subianto sekaligus Ketua Umum Partai Gerindra, menyampaikan pesan untuk Pasangan Calon Bupati dan Calon Wakil...

Kia kenalkan K4 hatchback di Australia

Versi hatchback lima pintu dari Kia K4 sedan telah diungkapkan semalam, menjelang kedatangannya di Australia yang diperkirakan pada akhir tahun 2025. Foto pertama dari K4 versi hatchback terungkap dan...
Berita terbaru
Berita Terkait