Jabarpos.id – Bank sentral di berbagai negara dunia terpantau terus mengakumulasi emas sebagai bagian dari strategi diversifikasi aset mereka. Meskipun volume pembelian tidak setinggi beberapa tahun sebelumnya, tren ini mengindikasikan keyakinan terhadap emas sebagai aset lindung nilai di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Menurut data dari World Gold Council (WGC), bank sentral secara kolektif telah membeli bersih 166 ton emas dalam tiga bulan terakhir hingga Juni 2025. Angka ini memang lebih rendah 33% dibandingkan kuartal sebelumnya, namun tetap 41% lebih tinggi dari rata-rata kuartalan antara 2010 dan 2021.

"Untuk semester pertama 2025, total pembelian mencapai 415 ton, sedikit di bawah 525 ton pada periode yang sama tahun sebelumnya. Harga emas yang tinggi di tengah kondisi ekonomi dan geopolitik global yang tidak stabil, kemungkinan menjadi faktor perlambatan pembelian oleh bank sentral," jelas WGC seperti dikutip dari The Economics Times.
Kepala ekonom Canara Bank, Madhavankutty G, berpendapat bahwa pembelian emas oleh bank sentral sejalan dengan tren dedolarisasi, di mana negara-negara berusaha mendiversifikasi cadangan devisa mereka. Meskipun dolar AS masih dominan, pangsanya terus menurun dan emas diuntungkan dari pergeseran ini.
"Keunggulan emas juga terletak pada keamanannya. Kebijakan tarif AS telah meningkatkan ketidakpastian geopolitik dan ekonomi global, yang pada gilirannya diperkirakan akan menjaga harga emas tetap tinggi," imbuh Madhavankutty.
Bank sentral India (Reserve Bank of India/RBI) tercatat membeli hampir setengah ton emas pada pekan terakhir Juni 2025. Stok emas RBI kini mencapai hampir 880 ton per 27 Juni 2025, dengan pangsa dalam cadangan devisa India naik menjadi 12,1% per 18 Juli 2025.
Bank sentral Polandia (National Bank of Poland/NBP) juga menambah 19 ton emas ke cadangannya pada kuartal II-2025. Sementara itu, pembelian yang dilaporkan oleh bank sentral China (People’s Bank of China/PBoC) mencapai 6 ton, menjadikan total cadangan emas China mencapai 2.299 ton.
Survei Cadangan Emas Bank Sentral WGC 2025 menunjukkan bahwa 95% responden memperkirakan cadangan emas akan meningkat selama 12 bulan ke depan. Hasil survei ini mengindikasikan sentimen positif yang berkelanjutan terhadap emas sebagai aset strategis di tengah ketidakpastian global.





