close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

25.8 C
Jakarta
Sabtu, Februari 21, 2026

PIPA Berbenah Total Usai Terseret Pusaran Saham Gorengan

spot_img

Jabarpos.id, Jakarta – PT Multi Makmur Indonesia (PIPA), emiten yang namanya ikut terseret dalam pusaran dugaan manipulasi harga saham atau yang dikenal dengan istilah saham gorengan, berencana melakukan perubahan besar-besaran. Langkah ini meliputi penggantian nama perusahaan, logo, hingga perubahan domisili.

Direktur PIPA, Noprian Fadli, mengungkapkan bahwa perubahan identitas ini dilakukan sebagai upaya untuk mencerminkan nilai-nilai baru yang diusung oleh manajemen baru dan pemegang saham pengendali (PSP), yaitu Meris Capital Indonesia (MCI).

Baca juga:  Investasi Aman di Era Pro-Pertumbuhan Ekonomi? Ini Strategi Jitu dari BNI Emerald
PIPA Berbenah Total Usai Terseret Pusaran Saham Gorengan
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

"Kami akan segera melakukan perubahan nama, logo, domisili, dan administrasi lainnya untuk mempertegas transformasi ini," jelas Noprian di Jakarta, Senin (9/2/2026).

Noprian menegaskan bahwa kasus yang tengah menjadi sorotan publik usai pemeriksaan oleh Bareskrim tidak berdampak signifikan terhadap operasional perusahaan. PIPA tetap menjalankan strategi bisnisnya, termasuk akuisisi dan rebranding.

Direktur Utama PIPA, Firrisky Ardi Nurtomo, menambahkan bahwa perusahaan telah melakukan pemisahan total dari manajemen lama dan melakukan reposisi bisnis ke sektor minyak dan gas (oil and gas).

Baca juga:  Ultra Milk Merugi? Laba Anjlok Puluhan Persen!

Firrisky menekankan bahwa manajemen saat ini tidak lagi memiliki afiliasi dengan pihak-pihak yang terlibat dalam kasus hukum di masa lalu. Ia juga menegaskan pentingnya klarifikasi hukum untuk memberikan kepastian bagi pasar dan investor.

"Kami tidak memiliki keterkaitan hubungan kepemilikan, baik operasional maupun penduduk digital, dan tidak lagi terafiliasi dengan pemegang saham pemerintahan lama atau direksi lama terkait kasus-kasus yang melibatkan tersangka baru dalam perkara manipulasi saham," ungkapnya.

Baca juga:  Musk Sang Triliuner Simulasi

Firrisky menambahkan bahwa segala sanksi administratif yang mungkin timbul akibat tata kelola di masa lalu akan menjadi tanggung jawab penuh manajemen sebelumnya. Manajemen baru berkomitmen untuk kooperatif terhadap proses hukum yang berjalan dan mengutamakan transparansi.

"Artinya dengan segera klarifikasi hukum yang ada, itu sudah terkuat dan hukum tetap, clean and clear, kita maju dengan visi baru," pungkasnya.

spot_img

Berita Terpopuler

Risiko Menyedihkan Jika Tak Bayar Pinjol!

Sumber informasi dari jabarpos.id menyebutkan bahwa pinjaman online (pinjol) memang memudahkan akses keuangan, namun risiko gagal bayar (galbay) perlu dipahami masyarakat. Kegagalan...

Mengerikan!!! Tahanan Narkoba Dibunuh di Rumah Tahanan Kelas 1 Depok

Depok | Jabar Pos - Kejadian tragis menimpa seorang tahanan berinisial RAJS (26), yang ditemukan meninggal dunia dengan sejumlah luka tusuk dan lebam di...

Converse dan Swarosvski hadirkan siluet Chuck 70 De Luxe Squared

Jenama alas kaki Converse resmi berkolaborasi dengan jenama kristal Swarovski untuk menghadirkan siluet terbaru dari Converse Chuck 70 De Luxe Squared dengan 1.300 keping...

Prabowo Berikan Pesan Untuk Cabup Cawabup Bogor Rudy Susmanto-Jaro Ade

Bogor | Jabar Pos - Presiden RI terpilih, Prabowo Subianto sekaligus Ketua Umum Partai Gerindra, menyampaikan pesan untuk Pasangan Calon Bupati dan Calon Wakil...

MacOS 15.1 Bakal Bikin Kamu Bebas Ngatur Aplikasi! 🤯

Pengguna Mac, bersiaplah untuk kejutan! Apple kabarnya sedang menyiapkan pembaruan macOS 15.1 yang bakal memberikan kamu kebebasan penuh dalam mengatur aplikasi. Bayangkan, kamu bisa...

Mau Hidup Sehat Tanpa Ribet? Galaxy Watch 7 Jawabannya!

Bosan dengan hidup yang kurang sehat? Ingin lebih aktif dan memantau kondisi tubuh dengan mudah? Samsung Galaxy Watch 7 hadir dengan segudang fitur canggih...
Berita terbaru
Berita Terkait