Jabarpos.id, Jakarta – PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM), perusahaan telekomunikasi BUMN, mencatatkan kinerja keuangan yang menarik perhatian di semester pertama 2025. Meskipun mengalami sedikit penurunan, potensi dividen perusahaan tetap menjadi daya tarik utama bagi para investor.
Laporan keuangan TLKM menunjukkan laba bersih sebesar Rp10,97 triliun pada semester I/2025. Angka ini memang lebih rendah 6,68% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai Rp11,76 triliun. Penurunan ini memicu pertanyaan tentang prospek perusahaan ke depan.

Analis Ekuitas CNBC Indonesia Research, Susi Setiawati, dalam program Closing Bell CNBC Indonesia, Kamis (14/08/2025), memberikan pandangannya mengenai fundamental TLKM. Menurut jabarpos.id, meskipun terjadi penurunan laba, prospek dividen Telkom masih menjanjikan.
Penurunan laba bersih ini menjadi perhatian, namun pelaku pasar tetap optimis dengan potensi jangka panjang TLKM. Pertumbuhan bisnis digital dan infrastruktur telekomunikasi yang terus berkembang menjadi faktor kunci yang mendukung keyakinan ini, seperti yang dilansir jabarpos.id.
Lebih lanjut, Susi Setiawati menjelaskan bahwa strategi perusahaan dalam menghadapi tantangan pasar akan menjadi penentu utama kinerja TLKM di masa mendatang. Investor perlu mencermati langkah-langkah strategis yang diambil perusahaan untuk mempertahankan dan meningkatkan profitabilitas.





