close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

27.3 C
Jakarta
Rabu, Januari 7, 2026

Daya Beli Lesu DRMA Punya Jurus Ampuh

spot_img

Di tengah tantangan penurunan daya beli masyarakat, industri komponen otomotif nasional menunjukkan optimisme yang kuat. PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA), salah satu pemain kunci di sektor ini, melalui Direktur Utamanya, Irianto Santoso, menegaskan keyakinannya terhadap prospek cerah industri suku cadang di Indonesia. Informasi ini diperoleh jabarpos.id.

Menurut Irianto, strategi utama saat ini adalah terus mendorong peningkatan produksi dan daya saing produk, sembari memperluas jangkauan pasar ekspor. Pasar luar negeri terbukti menjadi penopang bisnis komponen otomotif Tanah Air di tengah fluktuasi permintaan domestik yang masih membutuhkan dorongan.

Baca juga:  3 BUMN Karya Goyang Kursi Direksi? Ada Apa di Balik RUPSLB Desember!
Daya Beli Lesu DRMA Punya Jurus Ampuh
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Menatap tahun 2026, DRMA telah menyiapkan langkah ekspansif signifikan. Perusahaan menargetkan akuisisi 82% saham PT Mah Sing Indonesia dengan nilai Rp 41 miliar. Akuisisi ini strategis karena PT Mah Sing Indonesia dikenal sebagai produsen plastik otomotif presisi tinggi untuk kendaraan roda empat, yang akan memperkuat posisi DRMA dalam bisnis komponen otomotif di segmen mobil.

Baca juga:  Sopir Bus Sigap Selamatkan Penumpang dari Kebakaran di Sukabumi

Tidak hanya itu, DRMA juga menunjukkan keseriusannya dalam ekosistem kendaraan listrik (EV) di Indonesia. Perusahaan telah melakukan pembelian lahan pabrik baru di kawasan industri MM210. Lahan tersebut akan digunakan untuk mengembangkan Manufacturing Battery Energy Storage Systems (BESS), sebuah langkah strategis untuk menangkap peluang besar di pasar EV yang sedang berkembang pesat.

Meski demikian, keberlanjutan pertumbuhan industri otomotif, termasuk produsen suku cadang, sangat mengharapkan dukungan pemerintah. Perbaikan ekosistem bisnis otomotif, khususnya peningkatan daya beli masyarakat dan serapan pasar dalam negeri, menjadi krusial. Saat ini, pasar ekspor memang menjadi tulang punggung, namun potensi pasar domestik tetap tak tergantikan untuk pertumbuhan jangka panjang.

Baca juga:  Dana Mengendap di Rekening Anda Berapa

Seluruh strategi ekspansi bisnis DRMA ini akan dibahas lebih mendalam dalam dialog eksklusif Safrina Nasution dengan Direktur Utama PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA), Irianto Santoso, di program AutoBizz CNBC Indonesia, yang dijadwalkan tayang pada Senin, 29 Desember 2025.

spot_img
Artikel Sebelumnya
Artikel Selanjutnya

Berita Terpopuler

Risiko Menyedihkan Jika Tak Bayar Pinjol!

Sumber informasi dari jabarpos.id menyebutkan bahwa pinjaman online (pinjol) memang memudahkan akses keuangan, namun risiko gagal bayar (galbay) perlu dipahami masyarakat. Kegagalan...

Mengerikan!!! Tahanan Narkoba Dibunuh di Rumah Tahanan Kelas 1 Depok

Depok | Jabar Pos - Kejadian tragis menimpa seorang tahanan berinisial RAJS (26), yang ditemukan meninggal dunia dengan sejumlah luka tusuk dan lebam di...

Converse dan Swarosvski hadirkan siluet Chuck 70 De Luxe Squared

Jenama alas kaki Converse resmi berkolaborasi dengan jenama kristal Swarovski untuk menghadirkan siluet terbaru dari Converse Chuck 70 De Luxe Squared dengan 1.300 keping...

Prabowo Berikan Pesan Untuk Cabup Cawabup Bogor Rudy Susmanto-Jaro Ade

Bogor | Jabar Pos - Presiden RI terpilih, Prabowo Subianto sekaligus Ketua Umum Partai Gerindra, menyampaikan pesan untuk Pasangan Calon Bupati dan Calon Wakil...

Mau Hidup Sehat Tanpa Ribet? Galaxy Watch 7 Jawabannya!

Bosan dengan hidup yang kurang sehat? Ingin lebih aktif dan memantau kondisi tubuh dengan mudah? Samsung Galaxy Watch 7 hadir dengan segudang fitur canggih...

MacOS 15.1 Bakal Bikin Kamu Bebas Ngatur Aplikasi! 🤯

Pengguna Mac, bersiaplah untuk kejutan! Apple kabarnya sedang menyiapkan pembaruan macOS 15.1 yang bakal memberikan kamu kebebasan penuh dalam mengatur aplikasi. Bayangkan, kamu bisa...
Berita terbaru
Berita Terkait