Beranda / Berita / Terungkap! Inilah Para Konglomerat di Balik Megahnya Mall-Mall Jakarta

Terungkap! Inilah Para Konglomerat di Balik Megahnya Mall-Mall Jakarta

Terungkap! Inilah Para Konglomerat di Balik Megahnya Mall-Mall Jakarta

Jabarpos.id – Pusat perbelanjaan atau mal menjadi bagian tak terpisahkan dari denyut nadi perekonomian, khususnya di kota-kota besar seperti Jakarta. Ratusan mal berdiri megah, menawarkan beragam fasilitas dan pengalaman berbelanja. Lantas, siapa saja sosok di balik kemegahan mal-mal tersebut?

Berdasarkan data Asosiasi Pengusaha Pusat Perbelanjaan Indonesia (APPBI), sekitar 400 pusat perbelanjaan beroperasi di seluruh Indonesia, dengan hampir seperempatnya terkonsentrasi di Jakarta. Mal-mal ini bukan hanya sekadar tempat berbelanja, tetapi juga menjadi destinasi wisata dan pusat hiburan bagi masyarakat.

Baca juga:  PTUN Tunda Putusan Gugatan PDI-P Terhadap Keabsahan Gibran Sebagai Cawapres
Terungkap! Inilah Para Konglomerat di Balik Megahnya Mall-Mall Jakarta
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Berikut adalah daftar konglomerat yang memiliki mal-mal raksasa di Jakarta:

  1. Trihatma Kusuma Haliman (Agung Podomoro Land): Pemilik Senayan City, Thamrin City, dan sebelumnya Central Park (sebagian saham telah dijual).
  2. Sutjipto Nagaria (Summarecon Agung Tbk): Pemilik Summarecon Mall Kelapa Gading.
  3. Eka Tjandranegara (Grup Mulia): Pemilik Mall Taman Anggrek.
  4. Robert Budi Hartono dan Michael Bambang Hartono (Djarum Group): Pemilik Grand Indonesia.
  5. Tan Kian (Dua Mutiara Group): Pemilik Pacific Place.
  6. PT Senayan Trikarya Sempana: Pengelola kawasan Senayan Square, termasuk Plaza Senayan.
  7. Alexander Tedja (Pakuwon Group): Pemilik Blok M Plaza, Mal Kota Kasablanka (Kokas), dan Mal Gandaria City.
  8. Murdaya Poo (PT Metropolitan Kentjana Tbk): Pemilik Pondok Indah Mall (PIM).
Baca juga:  Intip Kekayaan Para Presiden RI, Siapa Penguasa Harta Terbesar?

Kehadiran mal-mal ini tidak hanya memberikan kontribusi ekonomi, tetapi juga menciptakan lapangan kerja dan menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat urban.