jabarpos.id, Jakarta – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) memberikan sinyal positif bagi para investornya. Direktur Utama BTN, Nixon L.P. Napitupulu, membocorkan bahwa potensi dividen tahun buku 2025 bisa mencapai 30% dari laba.
Nixon mengungkapkan, pihaknya tengah berdiskusi dengan Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) terkait kebijakan pembagian dividen ini. Danantara sendiri merupakan pengelola Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Meskipun demikian, BTN tetap berupaya menjaga tingkat profitabilitas atau Return on Equity (ROE). Nixon menargetkan ROE di atas 12%, bahkan berpotensi mencapai 14% pada akhir tahun ini.
"Dividend payout kita lagi bicara dengan Danantara. Tapi saya kasih clue aja kita mau jaga ROE," ujar Nixon dalam paparan kinerja 2025 BTN di Menara BTN, Senin (9/2/2026).
Dengan target ROE yang ambisius, BTN berencana menyalurkan dividen payout ratio sebesar 25% hingga 30%. Langkah ini diambil untuk memaksimalkan return on equity di tahun mendatang.
Sebagai informasi, tahun lalu BTN membagikan total dividen sebesar Rp751,8 miliar atau Rp53,57 per saham, dengan dividen payout ratio mencapai 25%.
Sepanjang tahun 2025, BTN mencatatkan laba bersih konsolidasi sebesar Rp3,5 triliun, meningkat 16,4% secara tahunan (year on year/yoy) dibandingkan dengan Rp3 triliun pada tahun 2024.





