close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

26.2 C
Jakarta
Rabu, Februari 25, 2026

Jabarpos.id – Seleksi pucuk pimpinan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memasuki babak baru, namun jumlah kandidat yang mendaftar ternyata masih jauh dari harapan. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan kekhawatirannya terkait minimnya peminat kursi panas tersebut.

spot_img

Kursi Ketua OJK Sepi Peminat? Menkeu Buka Suara!

Jakarta – Proses seleksi Ketua dan Wakil Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang telah berjalan selama dua pekan terakhir, ternyata belum membuahkan hasil yang menggembirakan. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa jumlah kandidat yang mendaftar masih terbilang minim.

Jabarpos.id - Seleksi pucuk pimpinan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memasuki babak baru, namun jumlah kandidat yang mendaftar ternyata masih jauh dari harapan. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan kekhawatirannya terkait minimnya peminat kursi panas tersebut.
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

"Ada beberapa, tapi menurut saya masih kurang banyak," ujar Purbaya usai ditemui di Kantor Kementerian Keuangan, Selasa (24/2/2026).

Baca juga:  Delapan Partai Non Parlemen Dukung Herman-Ibang di Pilkada Cianjur

Padahal, batas waktu pendaftaran akan segera berakhir pada 2 Maret 2026. Purbaya menambahkan, hingga saat ini Pejabat Sementara (Pjs.) Ketua sekaligus Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, belum terlihat mendaftarkan diri.

"Saya belum lihat (Friderica mendaftar). Bukan kemarin, tapi kemarinnya lagi, belum lihat lah," ungkapnya.

Menurut pantauan jabarpos.id, sejauh ini pendaftaran didominasi oleh pegawai internal OJK dan beberapa pelaku industri jasa keuangan. Hal ini menimbulkan pertanyaan, mengapa kursi pimpinan OJK kurang diminati oleh tokoh-tokoh eksternal yang kompeten?

Baca juga:  265 Narapidana di Sukabumi Dapat Remisi Kemerdekaan, 3 Langsung Bebas

"Ada OJK, ada orang keuangan juga yang daftar," pungkas Purbaya.

Minimnya kandidat ini tentu menjadi perhatian serius. OJK sebagai lembaga pengawas sektor keuangan yang vital, membutuhkan sosok pemimpin yang berkualitas dan memiliki visi yang jelas untuk membawa industri keuangan Indonesia ke arah yang lebih baik. Apakah seleksi ini akan diperpanjang? Kita tunggu saja perkembangan selanjutnya.

spot_img

Berita Terpopuler

Risiko Menyedihkan Jika Tak Bayar Pinjol!

Sumber informasi dari jabarpos.id menyebutkan bahwa pinjaman online (pinjol) memang memudahkan akses keuangan, namun risiko gagal bayar (galbay) perlu dipahami masyarakat. Kegagalan...

Mengerikan!!! Tahanan Narkoba Dibunuh di Rumah Tahanan Kelas 1 Depok

Depok | Jabar Pos - Kejadian tragis menimpa seorang tahanan berinisial RAJS (26), yang ditemukan meninggal dunia dengan sejumlah luka tusuk dan lebam di...

Converse dan Swarosvski hadirkan siluet Chuck 70 De Luxe Squared

Jenama alas kaki Converse resmi berkolaborasi dengan jenama kristal Swarovski untuk menghadirkan siluet terbaru dari Converse Chuck 70 De Luxe Squared dengan 1.300 keping...

Prabowo Berikan Pesan Untuk Cabup Cawabup Bogor Rudy Susmanto-Jaro Ade

Bogor | Jabar Pos - Presiden RI terpilih, Prabowo Subianto sekaligus Ketua Umum Partai Gerindra, menyampaikan pesan untuk Pasangan Calon Bupati dan Calon Wakil...

MacOS 15.1 Bakal Bikin Kamu Bebas Ngatur Aplikasi! 🤯

Pengguna Mac, bersiaplah untuk kejutan! Apple kabarnya sedang menyiapkan pembaruan macOS 15.1 yang bakal memberikan kamu kebebasan penuh dalam mengatur aplikasi. Bayangkan, kamu bisa...

Kia kenalkan K4 hatchback di Australia

Versi hatchback lima pintu dari Kia K4 sedan telah diungkapkan semalam, menjelang kedatangannya di Australia yang diperkirakan pada akhir tahun 2025. Foto pertama dari K4 versi hatchback terungkap dan...
Berita terbaru
Berita Terkait