Jantungmu Terancam? Hindari 7 Kebiasaan Malam Ini!

spot_img

JABARPOS.ID – Penyakit jantung tidak hanya disebabkan oleh faktor genetik atau pola makan yang buruk, tetapi juga dipengaruhi oleh kebiasaan sehari-hari yang seringkali tidak kita sadari, terutama setelah pukul 7 malam.

Seorang ahli kardiologi, Dr. Sanjay Bhojraj, MD, mengungkapkan tujuh kebiasaan malam yang sebaiknya dihindari untuk menjaga kesehatan jantung. Berikut ulasannya, seperti dilansir jabarpos.id dari CNBC Internasional, Jumat (20/3/2026):

Jantungmu Terancam? Hindari 7 Kebiasaan Malam Ini!
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id
  1. Makan Terlalu Larut: Metabolisme tubuh mengikuti ritme sirkadian. Makan larut malam dapat mengganggu sensitivitas insulin dan kemampuan tubuh dalam memproses glukosa dan lemak, meningkatkan kadar gula darah, gangguan metabolisme lipid, dan peradangan.

  2. Cahaya Terang yang Menyengat: Paparan cahaya terang, terutama yang didominasi warna biru dari lampu LED, menekan produksi melatonin, hormon penting untuk mengatur tidur, tekanan darah, dan aktivitas antioksidan.

  3. Tontonan Pemicu Emosi: Stres psikologis dari acara televisi yang menegangkan, debat politik, atau pertandingan olahraga dapat memicu sistem saraf simpatik, meningkatkan detak jantung dan tekanan darah.

  4. Olahraga Intensif Malam Hari: Olahraga berat di malam hari membuat kadar kortisol tetap tinggi dan menunda peralihan tubuh ke mode istirahat dan perbaikan, mengganggu tidur dan mengurangi variabilitas detak jantung.

  5. Konsumsi Alkohol: Alkohol mengganggu struktur tidur, menekan tidur REM, dan menghambat produksi melatonin, meningkatkan detak jantung istirahat dan menghambat penurunan tekanan darah normal di malam hari.

  6. Percakapan Penuh Emosi: Pertengkaran atau percakapan yang memicu emosi di malam hari meningkatkan kadar kortisol dan menurunkan variabilitas detak jantung, memicu aritmia atau kejadian jantung pada individu yang rentan.

  7. Paparan Layar Tanpa Filter: Cahaya biru dari ponsel, tablet, dan televisi menunda pelepasan melatonin dan menggeser ritme sirkadian, menyebabkan gangguan tidur yang dapat meningkatkan risiko hipertensi, resistensi insulin, dan peradangan.

Baca juga:  Teh Pasir Canar, Harumnya Cianjur Selatan Menyapa Dunia

Dengan menghindari kebiasaan-kebiasaan tersebut, Anda dapat memberikan kesempatan bagi jantung untuk beristirahat dan memulihkan diri, sehingga menjaga kesehatan jantung jangka panjang.

spot_img

Berita Terpopuler

Risiko Menyedihkan Jika Tak Bayar Pinjol!

Sumber informasi dari jabarpos.id menyebutkan bahwa pinjaman online (pinjol) memang memudahkan akses keuangan, namun risiko gagal bayar (galbay) perlu dipahami masyarakat. Kegagalan...

Converse dan Swarosvski hadirkan siluet Chuck 70 De Luxe Squared

Jenama alas kaki Converse resmi berkolaborasi dengan jenama kristal Swarovski untuk menghadirkan siluet terbaru dari Converse Chuck 70 De Luxe Squared dengan 1.300 keping...

Mengerikan!!! Tahanan Narkoba Dibunuh di Rumah Tahanan Kelas 1 Depok

Depok | Jabar Pos - Kejadian tragis menimpa seorang tahanan berinisial RAJS (26), yang ditemukan meninggal dunia dengan sejumlah luka tusuk dan lebam di...

MacOS 15.1 Bakal Bikin Kamu Bebas Ngatur Aplikasi! 🤯

Pengguna Mac, bersiaplah untuk kejutan! Apple kabarnya sedang menyiapkan pembaruan macOS 15.1 yang bakal memberikan kamu kebebasan penuh dalam mengatur aplikasi. Bayangkan, kamu bisa...

Prabowo Berikan Pesan Untuk Cabup Cawabup Bogor Rudy Susmanto-Jaro Ade

Bogor | Jabar Pos - Presiden RI terpilih, Prabowo Subianto sekaligus Ketua Umum Partai Gerindra, menyampaikan pesan untuk Pasangan Calon Bupati dan Calon Wakil...

Kia kenalkan K4 hatchback di Australia

Versi hatchback lima pintu dari Kia K4 sedan telah diungkapkan semalam, menjelang kedatangannya di Australia yang diperkirakan pada akhir tahun 2025. Foto pertama dari K4 versi hatchback terungkap dan...
Berita terbaru
Berita Terkait