ID FOOD Optimis Raih Laba Gede Tahun Ini, Kok Bisa?

spot_img

JABARPOS.ID – Holding BUMN pangan, ID FOOD, memasang target tinggi untuk tahun 2026. Perusahaan optimis laba bersihnya akan melonjak 11% menjadi Rp 437 miliar, melampaui capaian tahun ini yang diprediksi sebesar Rp 393 miliar.

Direktur Utama ID FOOD, Ghimoyo, mengungkapkan bahwa perusahaan baru mencatatkan laba sejak tahun 2021, setelah sebelumnya terjerat kerugian. "ID FOOD berkomitmen untuk terus meningkatkan kinerja keuangannya, dengan target peningkatan revenue, EBITDA, dan net income," ujarnya dalam rapat bersama Komisi VI DPR RI di Jakarta, Senin (30/3/2026).

Baca juga:  BTN Kebanjiran Duit, Siap Gebrak Pasar Perumahan?
ID FOOD Optimis Raih Laba Gede Tahun Ini, Kok Bisa?
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Perusahaan memang sempat mengalami tekanan berat sejak 2021, dengan kerugian mencapai Rp 823 miliar. Meskipun kerugian berhasil ditekan menjadi Rp 298 miliar pada 2022 dan Rp 194 miliar pada 2023, namun kembali sedikit melebar menjadi Rp 231 miliar pada 2024.

Target laba yang ambisius ini didukung oleh proyeksi kenaikan pendapatan sebesar 31%, menjadi Rp 35,9 triliun. Sebagai perbandingan, pendapatan sepanjang tahun 2025 tercatat sebesar Rp 27,4 triliun. Kenaikan ini diharapkan berasal dari penjualan tiga produk utama, yaitu gula, daging sapi, dan daging kerbau.

Baca juga:  7 Jasad di Kali Bekasi Telah Teridentifikasi, Polisi Akan Periksa Orang Tua Ketujuh Remaja Tersebut

Ghimoyo menjelaskan bahwa peningkatan kinerja perusahaan juga akan tercermin dalam peningkatan profitabilitas. ROA (Return on Assets) diperkirakan akan melonjak 157% menjadi 1,8%, dari 0,7% pada 2025. Sementara ROE (Return on Equity) ditargetkan naik 145% dari 1,1% menjadi 2,7% pada 2026.

Dari sisi profitabilitas, EBITDA ID FOOD tahun ini ditargetkan naik 21% menjadi Rp 895 miliar, dibandingkan capaian 2025 sebesar Rp 720 miliar.

Baca juga:  Rahasia Kaya ala Nabi Muhammad SAW Terungkap, Nomor 3 Bikin Tercengang!

Namun, ada perubahan signifikan dalam neraca keuangan perusahaan. Aset ID FOOD pada 2026 diproyeksikan turun 55% menjadi Rp 24,1 triliun, dari Rp 53,9 triliun pada 2025. "Nilai aset ID FOOD akan berkurang lebih dari separuhnya akibat penataan anak perusahaan dan refocusing menjadi perusahaan perdagangan pangan," pungkasnya.

spot_img

Berita Terpopuler

Risiko Menyedihkan Jika Tak Bayar Pinjol!

Sumber informasi dari jabarpos.id menyebutkan bahwa pinjaman online (pinjol) memang memudahkan akses keuangan, namun risiko gagal bayar (galbay) perlu dipahami masyarakat. Kegagalan...

Converse dan Swarosvski hadirkan siluet Chuck 70 De Luxe Squared

Jenama alas kaki Converse resmi berkolaborasi dengan jenama kristal Swarovski untuk menghadirkan siluet terbaru dari Converse Chuck 70 De Luxe Squared dengan 1.300 keping...

Mengerikan!!! Tahanan Narkoba Dibunuh di Rumah Tahanan Kelas 1 Depok

Depok | Jabar Pos - Kejadian tragis menimpa seorang tahanan berinisial RAJS (26), yang ditemukan meninggal dunia dengan sejumlah luka tusuk dan lebam di...

MacOS 15.1 Bakal Bikin Kamu Bebas Ngatur Aplikasi! 🤯

Pengguna Mac, bersiaplah untuk kejutan! Apple kabarnya sedang menyiapkan pembaruan macOS 15.1 yang bakal memberikan kamu kebebasan penuh dalam mengatur aplikasi. Bayangkan, kamu bisa...

Prabowo Berikan Pesan Untuk Cabup Cawabup Bogor Rudy Susmanto-Jaro Ade

Bogor | Jabar Pos - Presiden RI terpilih, Prabowo Subianto sekaligus Ketua Umum Partai Gerindra, menyampaikan pesan untuk Pasangan Calon Bupati dan Calon Wakil...

Kia kenalkan K4 hatchback di Australia

Versi hatchback lima pintu dari Kia K4 sedan telah diungkapkan semalam, menjelang kedatangannya di Australia yang diperkirakan pada akhir tahun 2025. Foto pertama dari K4 versi hatchback terungkap dan...
Berita terbaru
Berita Terkait