Guru Tangguh di Sukabumi Arungi Sungai Cikaso dengan Perahu Usang yang Bocor

spot_img

Sukabumi | Jabar Pos – Indra Firmansyah, guru di SMPN 4 Cibitung Satu Atap, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Sukabumi, menceritakan pengalaman menegangkan saat berangkat mengajar. Perahu yang ditumpanginya tiba-tiba bocor dan harus dikuras bersama rekan seprofesinya.

“Perahu ini sudah tua dan banyak lubang. Kami terpaksa menguras air yang masuk dengan ember dan menambal lubang dengan kaus kaki,” cerita Indra kepada Jabarpos.id, Selasa (27/8/2024). “Lubangnya banyak, bukan hanya satu atau dua. Karena terbuat dari kayu, perahu ini mudah lapuk.”

Baca juga:  Kerusakan Akibat Bencana Alam Mengakibatkan 58 Sekolah Cianjur Hancur

 

Perahu yang digunakan para guru ini memang khusus untuk mereka. Selain itu, ada perahu lain untuk mengangkut siswa. Kondisi kedua perahu sama-sama memprihatinkan, sudah lapuk dan rentan bocor.

“Perahu siswa berbayar, sedangkan perahu guru ini hasil donasi tahun 2019. Sudah beberapa tahun, dan perbaikan bukan solusi. Perahu ini harus diganti,” tambah Indra.

Untuk mencapai SMPN 4 Cibitung Satu Atap dan SDN Ciloma, satu-satunya akses adalah melalui Sungai Cikaso. Tidak ada akses darat. Guru dan siswa harus menyusuri sungai sepanjang 12 kilometer dengan waktu tempuh 45 menit.

Baca juga:  Mahasiswa Uhamka Hilang di Gunung Joglo, Ditemukan Meninggal Dunia Setelah 4 Hari Pencarian

“Ini adalah tugas dan kewajiban kami sebagai pendidik. Kami harus berjuang di medan yang penuh tantangan. Hanya saja, jika hujan dan air sungai meluap, sekolah terpaksa diliburkan. Ini demi keselamatan siswa,” jelas Indra.

Beberapa video yang beredar di aplikasi perpesanan memperlihatkan para guru sibuk menguras air di perahu. Video tersebut direkam di wilayah Kecamatan Cibitung, Kabupaten Sukabumi. Video ini menunjukkan perjuangan berat para guru di ujung selatan Kabupaten Sukabumi.

Baca juga:  Keuskupan Agung Jakarta Terkait Imbauan Adzan Lewat Running Text: “Kita Hidup Berdampingan Tentu Saling Menghormati”

“Perahu ini milik sekolah sejak tahun 2019, sejak saya pertama kali bertugas di sini. Sudah lama dan lapuk. Terbuat dari kayu, jenisnya perahu sampan dengan mesin kecil,” ujar Indra.

Kisah ini menunjukkan dedikasi para guru yang tak kenal lelah dalam mengabdi di dunia pendidikan, meskipun harus menghadapi berbagai tantangan dan keterbatasan.

spot_img

Berita Terpopuler

Risiko Menyedihkan Jika Tak Bayar Pinjol!

Sumber informasi dari jabarpos.id menyebutkan bahwa pinjaman online (pinjol) memang memudahkan akses keuangan, namun risiko gagal bayar (galbay) perlu dipahami masyarakat. Kegagalan...

Converse dan Swarosvski hadirkan siluet Chuck 70 De Luxe Squared

Jenama alas kaki Converse resmi berkolaborasi dengan jenama kristal Swarovski untuk menghadirkan siluet terbaru dari Converse Chuck 70 De Luxe Squared dengan 1.300 keping...

Mengerikan!!! Tahanan Narkoba Dibunuh di Rumah Tahanan Kelas 1 Depok

Depok | Jabar Pos - Kejadian tragis menimpa seorang tahanan berinisial RAJS (26), yang ditemukan meninggal dunia dengan sejumlah luka tusuk dan lebam di...

Prabowo Berikan Pesan Untuk Cabup Cawabup Bogor Rudy Susmanto-Jaro Ade

Bogor | Jabar Pos - Presiden RI terpilih, Prabowo Subianto sekaligus Ketua Umum Partai Gerindra, menyampaikan pesan untuk Pasangan Calon Bupati dan Calon Wakil...

MacOS 15.1 Bakal Bikin Kamu Bebas Ngatur Aplikasi! 🤯

Pengguna Mac, bersiaplah untuk kejutan! Apple kabarnya sedang menyiapkan pembaruan macOS 15.1 yang bakal memberikan kamu kebebasan penuh dalam mengatur aplikasi. Bayangkan, kamu bisa...

Kia kenalkan K4 hatchback di Australia

Versi hatchback lima pintu dari Kia K4 sedan telah diungkapkan semalam, menjelang kedatangannya di Australia yang diperkirakan pada akhir tahun 2025. Foto pertama dari K4 versi hatchback terungkap dan...
Berita terbaru
Berita Terkait