Jabarpos.id, Jakarta – Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Friderica Widyasari Dewi, memastikan bahwa "pesawat" OJK siap menghadapi berbagai "cuaca" atau tantangan yang mungkin muncul di sektor jasa keuangan. Hal ini disampaikan usai pelantikan tujuh Anggota Dewan Komisioner (ADK) OJK di Mahkamah Agung, Jakarta, Rabu (25/3/2026).
Friderica menekankan bahwa prioritas utama OJK saat ini adalah menjaga ketahanan sektor jasa keuangan. Mengingat situasi geopolitik global dan kondisi ekonomi yang penuh ketidakpastian, penguatan fundamental sektor jasa keuangan nasional menjadi kunci utama.

"Kita analogikan seperti naik pesawat. Cuaca mungkin tidak mulus, tapi jika pesawat dalam kondisi baik dan dikendalikan oleh pilot yang kompeten, Insya Allah selamat sampai tujuan," ujarnya dalam konferensi pers.
Lima ADK OJK yang baru dilantik merupakan hasil penetapan DPR RI setelah melalui uji kelayakan dan kepatutan. Sementara dua ADK lainnya adalah Ex-officio dari Kementerian Keuangan dan Bank Indonesia.
Berikut adalah daftar tujuh Anggota Dewan Komisioner OJK yang telah mengucapkan sumpah jabatan:
- Friderica Widyasari Dewi sebagai Ketua Dewan Komisioner periode 2026-2032
- Hernawan Bekti Sasongko sebagai Wakil Ketua Dewan Komisioner periode 2026-2031
- Hasan Fawzi sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon periode 2026-2031
- Dicky Kartikoyono sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen periode 2026-2032
- Adi Budiarso sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto periode 2026-2031
- Juda Agung sebagai ADK Ex-officio dari Kemenkeu
- Thomas A.M Jiwandono sebagai ADK Ex-officio dari Bank Indonesia
Dengan formasi baru ini, OJK diharapkan semakin solid dalam menjaga stabilitas dan pertumbuhan sektor jasa keuangan di Indonesia.





