Grup Astra kembali membuat gebrakan di pasar modal. Melalui anak usahanya, PT Saka Industrial Arjaya (SIA), raksasa konglomerasi ini mempertebal kepemilikan sahamnya di PT Mega Manunggal Property Tbk (MMLP), emiten yang bergerak di sektor pergudangan. Transaksi senilai fantastis Rp310,19 miliar ini, seperti dilaporkan jabarpos.id, menandai langkah strategis Astra untuk menguasai lebih jauh bisnis logistik dan pergudangan di Indonesia.
SIA tercatat membeli 534.813.870 lembar saham MMLP pada 30 Desember 2025, dengan harga Rp580 per saham. Sebelum transaksi ini, SIA sudah menguasai 83,67% hak suara MMLP atau setara 5.764.371.329 saham. Setelah penambahan ini, porsi kepemilikan SIA melonjak signifikan menjadi sekitar 91,43% dari total saham MMLP, dengan jumlah 6.299.185.199 saham.

Langkah ini bukanlah yang pertama. Sebelumnya, pada pertengahan 2025, SIA telah meneken perjanjian bersyarat untuk mengakuisisi sekitar 83,67% saham MMLP. Saham tersebut dibeli dari PT Suwarna Arta Mandiri sebagai pemegang saham mayoritas dan sejumlah pemegang saham minoritas lainnya. Tujuan utama dari serangkaian transaksi ini, seperti terungkap dari keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia, adalah murni untuk investasi.
Presiden Direktur Astra Property, Wibowo Muljono, menegaskan bahwa akuisisi ini merupakan bagian integral dari strategi pengembangan bisnis properti industri perseroan. Menurut Muljono, aset-aset pergudangan strategis yang dimiliki MMLP secara sempurna melengkapi portofolio properti industri Astra dan mendukung visi perusahaan untuk menjadi pengelola properti yang terdiversifikasi.
Saat ini, Grup MMLP mengoperasikan 13 gudang modern yang tersebar di jantung kawasan industri utama, meliputi Jabodetabek dan Surabaya. Total luas area bersih yang dapat disewakan dari fasilitas-fasilitas ini mencapai sekitar 546.000 meter persegi, menjadikannya pemain kunci di sektor logistik.
Tidak hanya itu, MMLP juga memiliki cadangan lahan sekitar 45 hektare di Jabodetabek dan Surabaya yang siap untuk ekspansi di masa mendatang. Dengan basis aset yang solid ini, MMLP diproyeksikan mampu menghasilkan pendapatan berulang yang stabil, sekaligus menjadi fondasi kuat untuk strategi capital recycling dan pengelolaan dana pihak ketiga ke depannya.





