Siswa di Jakarta Selatan Lapor Polisi Diduga Jadi Korban Bullying

spot_img

Jakarta | Jabar Pos – Seorang Siswa di salah satu Sekolah swasta di kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan berinisial RE (16), melaporkan dugaan perundungan atau bullying yang dialaminya ke Polres Metro Jakarta Selatan.

RE menuturkan, dugaan bullying tersebut dilakukan oleh sejumlah rekan di sekolahnya. Ia menempuh pendidikan di sekolah tersebut selama satu tahun. Namun, hanya tiga bulan awal mengikuti pembelajaran secara tatap muka atau offline.

“Hari pertama saya sudah mendapatkan pelecehan, penghinaan, pengancaman, dan sampai di bulan Januari saya mendapatkan penganiayaan yang kejam dan sadis,” tuturnya di Lobby Polres Metro Jakarta Selatan, Senin, (9/9).

Baca juga:  Investasi Melalui WhatsApp Grup, Warga Depok Tertipu 691 Juta

RE mengaku dianiaya oleh rekannya selama dua hari berturut-turut. Bahkan, diduga sejumlah rekannya sudah melakukan perencanaan untuk menganiaya RE.

“Di hari pertama dan kedua secara berturut-turut. Bahkan para geng ini sudah merencanakan lima hari berturut turut, hingga hari terakhir saya akan dihabisi oleh ketua geng di sana. Namun, di hari kedua saya sudah benar benar tidak merasakan tubuh saya karena saya sudah babak belur di sana,” ungkapnya.

Baca juga:  Menteri Lingkungan Hidup Mengecam, Terkait Masalah Sampah Yang Meningkat di Kota Yogyakarta

RE melalui Kuasa Hukumnya, Sunan Kalijaga mengungkapkan, dugaan bullying itu tetap berlanjut saat RE sudah melangsungkan sekolah secara online. RE kerap mendapatkan dugaan intimidasi.

“Dapat informasi juga, bahwa saat mencoba mencari alternatif sekolah melalui belajar online, itupun masih dibully masih diintimidasi,” ungkap Sunan Kalijaga.

“Jangan sampai ada kesan pelaku pengeroyokan tetap bersekolah seperti tidak ada masalah. Tetapi, korbannya justru yang menjadi korban di pendidikannya,” imbuhnya.

AKP Nurma Dewi, Kasie Humas Polres Metro Jakarta Selatan mengatakan, bahwa dugaan perundungan tersebut sudah masuk tahap penyidikan. Bahkan, upaya gelar perkara juga sudah dilakukan.

Baca juga:  Siap-Siap UMKM! Plafon KUR 2026 Tembus Angka Fantastis

“Sekarang juga sudah lagi diproses, hari ini sudah naik sidik sudah gelar perkara,” ujarnya.

RE melaporkan empat orang yang diduga melakukan bullying kepadanya di sekolah. Mereka semua berstatus murid berinisial K, L, C, dan K.

“Keempatnya, semua sudah kita periksa,” jelas AKP Nurma.

AKP Nurma menyebutkan Penyidik sudah melakukan pemeriksaan kepada 18 orang saksi. Adapun awal laporannya yakni pada, (31/01) dengan nomor LP/331/I/2024 RJS. (far)

spot_img

Berita Terpopuler

Risiko Menyedihkan Jika Tak Bayar Pinjol!

Sumber informasi dari jabarpos.id menyebutkan bahwa pinjaman online (pinjol) memang memudahkan akses keuangan, namun risiko gagal bayar (galbay) perlu dipahami masyarakat. Kegagalan...

Converse dan Swarosvski hadirkan siluet Chuck 70 De Luxe Squared

Jenama alas kaki Converse resmi berkolaborasi dengan jenama kristal Swarovski untuk menghadirkan siluet terbaru dari Converse Chuck 70 De Luxe Squared dengan 1.300 keping...

Mengerikan!!! Tahanan Narkoba Dibunuh di Rumah Tahanan Kelas 1 Depok

Depok | Jabar Pos - Kejadian tragis menimpa seorang tahanan berinisial RAJS (26), yang ditemukan meninggal dunia dengan sejumlah luka tusuk dan lebam di...

MacOS 15.1 Bakal Bikin Kamu Bebas Ngatur Aplikasi! 🤯

Pengguna Mac, bersiaplah untuk kejutan! Apple kabarnya sedang menyiapkan pembaruan macOS 15.1 yang bakal memberikan kamu kebebasan penuh dalam mengatur aplikasi. Bayangkan, kamu bisa...

Prabowo Berikan Pesan Untuk Cabup Cawabup Bogor Rudy Susmanto-Jaro Ade

Bogor | Jabar Pos - Presiden RI terpilih, Prabowo Subianto sekaligus Ketua Umum Partai Gerindra, menyampaikan pesan untuk Pasangan Calon Bupati dan Calon Wakil...

Kia kenalkan K4 hatchback di Australia

Versi hatchback lima pintu dari Kia K4 sedan telah diungkapkan semalam, menjelang kedatangannya di Australia yang diperkirakan pada akhir tahun 2025. Foto pertama dari K4 versi hatchback terungkap dan...
Berita terbaru
Berita Terkait