JABARPOS.ID – Presiden Prabowo Subianto membeberkan salah satu pencapaian monumental dalam satu tahun pemerintahannya: pendirian Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara). Lembaga ini diproyeksikan menjadi motor penggerak investasi strategis dan solusi inovatif untuk permasalahan krusial bangsa.
Dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Senin (20/10/2025), Prabowo mengungkapkan bahwa Danantara telah mengumpulkan dan mengkonsolidasikan aset negara senilai US$ 1.060 miliar atau lebih dari US$ 1 triliun. Angka fantastis ini menempatkan Danantara sebagai salah satu dari sepuluh SWF (Sovereign Wealth Fund) terbesar di dunia.

"Danantara menjadi SWF terbesar kelima atau keenam di dunia. Ini saya kira menjadikan kita punya kekuatan, yang tadinya sendiri-sendiri sekarang punya kekuatan," ujar Prabowo, dikutip JABARPOS.ID.
Lebih lanjut, Prabowo mencontohkan bahwa Danantara akan fokus pada proyek-proyek strategis, termasuk pembangunan 34 fasilitas pengolahan limbah sampah menjadi energi listrik di kota-kota besar. Langkah ini diharapkan menjadi solusi konkret untuk permasalahan sampah yang kian menggunung di berbagai daerah.
"Kita mulai 34 (fasilitas), ini saya kira pembiayaan tinggal kontrak di bagi-bagi, penilaian teknologi, yang mana karena ini sangat penting," imbuh Prabowo.
Prabowo menyoroti kondisi pengelolaan sampah di Indonesia yang masih memprihatinkan, terutama di kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Bali. Tumpukan sampah yang menggunung, seperti di Bantar Gebang yang mencapai puluhan juta ton, berpotensi menimbulkan bencana jika tidak segera ditangani.
Proyek waste-to-energy (WtE) yang akan dikerjakan Danantara diharapkan rampung dalam 2 tahun di 34 kota. Prabowo menekankan bahwa proyek ini sangat strategis karena menyangkut kebersihan, kesehatan, dan citra pariwisata Indonesia.
"Bagaimana kita berharap pariwisata naik kalau Bali tidak bisa bersihkan sampahnya, bayangkan turis mau gak datang ke tempat yang jorok. Terima kasih Danantara, segera dilaksanakan," pungkas Prabowo.





