PT Eagle High Plantations Tbk. (BWPT), emiten perkebunan sawit yang terafiliasi dengan konglomerat Peter Sondakh, mengumumkan perombakan signifikan dalam jajaran pengurusnya. Keputusan penting ini ditetapkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang diselenggarakan pada 7 Januari 2026. Berdasarkan informasi yang dihimpun jabarpos.id, langkah ini menandai babak baru dalam struktur kepemimpinan perusahaan.
Dalam keterbukaan informasi kepada publik, disebutkan bahwa RUPSLB tersebut secara resmi menerima dan menyetujui pengangkatan tiga nama baru sebagai bagian dari Dewan Komisaris dan Komisaris Independen. Mereka adalah Ahmad Nizam bin Hamid, Razuwan bin Che Rose, dan Erwin Soejono. Menariknya, RUPSLB juga menyepakati pemberhentian dengan hormat seluruh Direksi dan Dewan Komisaris BWPT yang saat ini menjabat. Namun, para pemegang saham kemudian mengambil keputusan untuk mengangkat kembali masing-masing anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan tersebut untuk periode masa jabatan selanjutnya, menunjukkan adanya proses formalisasi ulang kepemimpinan.

Masa jabatan bagi Direksi dan Dewan Komisaris BWPT yang baru ini akan berlaku efektif hingga ditutupnya Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada Tahun 2030. Langkah ini dipandang sebagai upaya perusahaan untuk memperkuat tata kelola dan memastikan kesinambungan strategi jangka panjang di tengah dinamika pasar komoditas sawit yang terus berkembang.
Dengan demikian, susunan pengurus BWPT pasca-RUPSLB menjadi sebagai berikut:
Dewan Komisaris
- Komisaris Utama : Abed Nego
- Wakil Komisaris Utama : Ahmad Nizam bin Hamid
- Komisaris : Mohammad Prianto Madelar
- Komisaris : Razuwan bin Che Rose
- Komisaris Independen : Drs. Yohanes Wahyu Saronto, M.Si.
- Komisaris Independen : Erwin Soejono
Direksi
- Direktur Utama : Henderi Djunaidi
- Direktur : Andrew Haryono
- Direktur : Yeoh Lean Khai
- Direktur : Choong Kam Loong
Perubahan ini diharapkan dapat membawa angin segar bagi BWPT dalam menghadapi tantangan dan peluang di industri kelapa sawit global, sembari terus menjaga kepercayaan para investor.





